Social Icons

.

Sabtu, Oktober 11, 2014

PASSING GRADE KELULUSAN CPNS 2014


Pemerintah menaikkan nilai ambang batas (passing grade) kelulusan tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS tahun 2014. Namun kenaikan itu hanya dilakukan terhadap kelompok soal tes karakteristik pribadi (TKP), sementara dua kelompok soal lainnya tetap seperti tahun 2013.

Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, passing grade tahun lalu 75 untuk tes intelegensia umum (TIU), 70 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) dan 105 untuk tes karakteristik pribadi (TKP).  Untuk tahun ini, TKP dinaikkan menjadi 126, sehingga jumlahnya menjadi 271.


Passing grade  untuk TKP ditetapkan dengan kriteria 72% dari nilai maksimal yakni 175.  Untuk TIU jumlah soalnya 30, kalau jawaban benar semua nilai maksimal 150. Passing grade TIU merupakan 50% dari nilai maksimal, yakni 75 atau 15 jawaban benar. Sedangkan passing grade TWK ditetapkan 40% dari nilai maksimal, yakni 175 (jumlah soal 35), yakni 70.
>>

Rabu, Oktober 08, 2014

JIKA SBY TEKEN PP INI,GAJI PNS TIDAK NAIK PADA TAHUN 2015




Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tengah merampungkan aturan turunan dari Undang-undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN) berbentuk Peraturan Pemerintah (PP). Jika PP itu terbit, maka rencana pemerintah menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen pada tahun depan batal.

Wakil Menteri PAN RB, Eko Prasodjo mengungkapkan, pemerintah sudah mengubah sistem kompensasi tahun depan menjadi berbasis kinerja. Hal ini sudah tertuang dalam UU ASN, namun belum dapat diterapkan karena menunggu PP.

"Tunggu PP-nya selesai, karena kami sedang memfinalkan. Mudah-mudahan selesai sebelum pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun. Nanti Pak SBY yang tandatangan PP karena itu janji kita dengan DPR untuk selesaikan Rancangan PP," ujar dia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/10/2014).
>>

DARI PADA MENJADI BEBAN NEGARA LEBIH BAIK PENSIUN DINI


Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih menyempurnakan program pensiun dini bagi Pegawai Negeri SIpil. Pensiun dini disiapkan untuk abdi negara yang tidak kompeten dan disebut hanya menjadi beban negara.

WamenPAN-RB, Eko Prasodjo mengatakan, pihaknya sudah membahas rencana peraturan pemerintah sebagai payung hukum kebijakan pensiun dini PNS. Namun diakuinya, aturan ini belum menyentuh secara mendalam program yang dijalankan.

"Itu kan harus dihitung berapa biayanya, siapa saja yang dipensiunkan dini, apakah pakai kuota/ketersediaan anggaran. RPP sudah dipersiapkan, nanti tinggal bicara dengan Kemenkeu," ucap Eko ketika ditemui di Hotel Borobudur, kemarin.

Kesiapan pensiun dini ini sekaligus menjadi persiapan menyambut pemerintahan Jokowi-JK yang kabarnya akan mengurangi biaya belanja pegawai. Jika memang biaya PNS dikurangi maka pensiun dini menjadi salah satu jalan keluarnya.
>>

Sabtu, Oktober 04, 2014

DANA BOS AKAN DINAIKAN UNTUK SD Rp 800 Ribu DAN SMP Rp 1 Juta


Kabar gembira bagi Sekolah dana BOS akan naik,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memastikan kenaikan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kenaikan ini merupakan imbas dari anggaran fungsi pendidikan yang mencapai Rp 409,1 triliun.

Anggaran fungsi pendidikan yang mencapai Rp 409,1 triliun, setara dengan 20,006 persen dari total belanja negara di APBN 2015. Jika dibandingkan dengan anggaran fungsi pendidikan di APBN 2014, terjadi kenaikan sebesar Rp 5,2 triliun.

Dari sisi pengelolaannya, anggaran fungsi pendidikan itu terbagi menjadi dua. Yakni anggaran fungsi pendidikan yang dikelola dalam belanja pemerintah pusat Rp 154,2 triliun. Kemudian anggaran fungsi pendidikan yang dikelola pemerintah daerah sebesar Rp 254,9 triliun.

Direktur Pembindaan SMP Ditjen Dikdas Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, kenaikan dana pendidikan dalam APBN 2015 berdampkan pada kenaikan alokasi dana BOS.
Khusus untuk jenjang SMP, dana BOS naik dari selama ini Rp 700 ribu/sisi/tahun menjadi Rp 1 juta/siswa/tahun.

"Total penerimanya ada sekitar 9,4 juta anak SMP," katanya di kantor Kemendikbud kemarin. Dengan jumlah penerima 9,4 juta anak itu, maka total anggaran untuk dana BOS jenjang SMP adalah Rp 9,4 triliun.
>>

APLIKASI DAPODIKDAS AKAN DIMANFAATKAN UNTUK PENGISIAN RAPOR KURIKULUM 2013


Jakarta (Dikdas): Seiring implementasi Kurikulum 2013, aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) juga dimanfaatkan untuk pengisian rapor Kurikulum 2013. Upaya integrasi ini sebagaimana tergambar dalam rapat antara Tim Pengembang Dapodik dengan Tim Pengembang Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 jenjang SMP, di ruang rapat Subbag Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Rabu, 24 September 2014.

Dalam rapat yang berlangsung Rabu sore itu, nampak Tim Pengembang Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 jenjang SMP banyak mengajukan pertanyaan seputar peluang struktur aplikasi rapor Kurikulum 2013 berada dalam aplikasi Dapodikdas.

“Jadi nilai rapor sudah terintegrasi dengan data Dapodik, tinggal memasukkan nilai saja,” ujar Supriyatno, M.A., Kasubbag Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, di ruang kerjanya.
>>

BATAS AKHIR SYNCH DAPODIKDAS TANGGAL 30 SEPTEMBER 2014 UNTUK PENCAIRAN DANA BOS


Jakarta (Dikdas): Tenggat pemasukan data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan satuan pendidikan ke dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar pada 20 September 2014 sudah lewat. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan data tersebut, waktu pemasukan data diperpanjang hingga 30 September 2014.

Demikian ditegaskan Supriyatno, M.A., Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, di ruang kerjanya, Rabu, 24 September 2014. Menurut Supriyatno, hingga 20 September lalu, data yang sudah masuk ke server Dapodikdas mencapai 91%.

Dengan perpanjangan waktu tersebut, tambahnya, diharapkan operator sekolah segera menjalankan tugasnya yaitu memasukkan data siswa, PTK, dan sekolah ke dalam aplikasi Dapodikdas. “Data tersebut akan kita pakai untuk menyalurkan dana BOS sehingga penyalurannya semakin optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
>>

Minggu, September 21, 2014

LULUS TES TKD KUNCI AWAL JADI CPNS


Penting untuk dibaca oleh seluruh pelamar CPNS tentang ketentuan pelaksanaan seleksi CPNS yang akan menggunakan sistem CAT serta bagaimana aturan yang digunakan untuk menentukan lulus dan tidaknya rekan-rekan pelamar pada seleksi nanti.

Para pelamar CPNS harus mempersiapkan dan menguasai secara komprehensif tiga materi tes kompetensi dasar (TKD) yakni, tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

"Kelulusan pelamar dalam mengikuti TKD merupakan pintu awal dan syarat mutlak menjadi CPNS," kata Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Jumat (19/9).

Dijelaskannya, kelulusan pelamar dalam mengikuti TKD berdasarkan passing grade (nilai ambang batas) setiap materi yang diuji. Penilaian kelulusan bukan berdasar nilai total seorang pelamar CPNS.

Bima Haria mencontohkan, seorang pelamar yang skornya 400 (dari skala 500) dinyatakan tidak lulus, jika nilai dari salah satu materi yang diujikan di bawah passing grade yang ditentukan pemerintah.

"Passing grade untuk penerimaan CPNS 2014 segera ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)," cetusnya.

Dalam tes nanti, tiap peserta harus mengerjakan 100 soal Tes Kemampuan Dasar(TKD) dalam waktu 90 menit. 100 soal TKD tesebut dirinci sebagai berikut: tes wawasan kebangsaan (TWK) 35 soal, tes intelegensia umum(TIU) 30 soal, dan tes karakteristik pribadi (TKP) 30 soal. Dengan demikian, tiap peserta mesti menjawab tiap soal TKD dalam waktu kurang lebih 52 detik.
Klik Tes Simulasi CAT BKN  atau KLIK
Download Soal Latihan CPNS DI SINI
======================================================
>>

Senin, September 15, 2014

CARA PENDAFTARAN ONLINE CPNS 2014

Meskipun prosedur pendaftaran online terlambat kami posting semoga tetap bermanfaat bagi pelamar CPNS Tahun 2014. Sebaiknya sebelum pelamar melakukan registrasi online harus sudah mempersiapkan berkas lampiran yang akan diserahkan ke BKD Daerah tempat mendaftar, dikarenakan ada ketentuan batas waktu penyerahan berkas paling lambat 3 hari terhitung sejak pelamar melakukan registrasi dan berhasil cetak nomor regestrasi/kartu tanda bukti pendaftaran online.
CARANYA
1.Masuk/Login disini  https://regpanselnas.menpan.go.id/
-Siapkan Nama Emailnya yang sudah aktif/bisa dibuka.
-Isilah data diri sesuai yang ada pada KTPnya
-NIK
-Nama Lengkap
-Email yang masih Aktif (tidak salahnya cek kembali emailnya)
-Tempat Lahir
-Tanggal Lahir
-Pilih KOTA/Kabupaten yang ingin anda pilih
-Password (buat password yang mudah diingat)
-Confirm password(isi sama dengan yang diatas)
-Pada saat login regpanselnas ini munculkanlah dulu Kode Sekuritinya
-Input Kode Sekuritinya
-Kalau sudah benar data isiannya,silahkan KLIK KIRIM





























2.Pada saat anda KLIK KIRIM,pesan registrasi akan anda terima di Email yang anda daftarkan tersebut dan buka emailnya,isinya berupa Username dan Password

>>

Kamis, September 11, 2014

DOWNLOAD PETUNJUK TEKNIS AKREDITASI SEKOLAH


Dalam  rangka  menuntaskan  Renstra  2010-2014,  BAN-S/M  telah  melaksanakan  review dan  revisi  terhadap  seluruh  perangkat  akreditasi,  yang meliputi: Perangkat Akreditasi SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan SLB. Review  dan  revisi  dilaksanakan  terhadap  empat  elemen,  yaitu  Instrumen Akreditasi;  Petunjuk  Teknis  Pengisian  Instrumen  Akreditasi;  Instrumen Pengumpulan  Data  dan  Informasi  Pendukung  Akreditasi;  dan  Teknik  Penskoran dan  Pemeringkatan  Hasil  Akreditasi  sebagai  satu  kesatuan.  Namun,  review  dan revisi  terhadap  Teknik  Penskoran  dan  Pemeringkatan  Hasil  Akreditasi  hanya dilakukan untuk jenjang SMA/MA. Urgensi dilakukannya review dan revisi ini didorong oleh beberapa alasan:
  1. Terdapat beberapa butir  Instrumen yang perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan;  
  2. Terdapat  beberapa  butir  Petunjuk  Teknis  (juknis)  yang  dapat menimbulkan  multitafsir;  
  3. Terdapat  beberapa  butir  dalam  Instrumen pengumpulan  data  dan  informasi  pendukung  yang  belum  lengkap;
  4. Teknik Penskoran  dan  Pemeringkatan  Hasil  Akreditasi  SMA/MA  di  mana  bobot  butir belum dibedakan dan nilai akhir belum memakai pembulatan; dan 
  5. Perangkat akreditasi SLB yang terdiri atas perjenis Ketunaan perlu disederhanakan.
>>

Minggu, Agustus 24, 2014

FORMASI PENERIMAAN CPNS DISETIAP KABUPATEN TAHUN 2014

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 instansi pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten/Kota seluruh Indonesia telah diumumkan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB Pengumuman formasi CPNS 2014 seluruh Kabupaten/Kota ini diperbarui secara berkala.dilaman ini KLIK

Jabatan guru dalam formasi penerimaan CPNS mendapatkan prioritas, khususnya guru SD. Formasi guru SD yang diperebutkan sarjana lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini ada pada tes seleksi CPNS yang dilaksanakan oleh Pemda tingkat Kabupaten/Kota.

Pengumuman penerimaan CPNS nantinya juga bisa dilihat melalui situs resmi Kabupaten/Kota.
Pendaftaran seleksi penerimaan CPNS 2014 dilaksanakan online secara serentak dan terintegrasi. Panselnas CPNS 2014 melakukan penyederhanaan pendaftaran CPNS, pelamar dapat mengunjungi situsnya.


Tes seleksi CPNS 2014 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi soal tes CPNS 2014 sama seperti tahun lalu, yaitu tes kompetensi dasar (TKD) yang terdiri dari tiga kelompok soal, wawasan kebangsaan, karakteristk pribadi, dan inteligensia umum.

Pendaftaran secara online dan penggunaan sistem CAT ini diharapkan proses seleksi CPNS 2014 berlangsung secara transparan dan akuntabel. Selain itu, juga agar setiap PNS yang lolos memang kompeten dan terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

>>

Sabtu, Agustus 16, 2014

RENCANA PERUBAHAN GAJI PNS DALAM UU ASN (Aparatur Sipil Negara)


Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Sistem Penggajian saat ini tengah digodok pemerintah. Pemerintah menargetkan, RPP yang merupakan turunan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) ini tuntas Oktober mendatang.

Dengan adanya aturan tersebut, otomatis setiap PNS akan mendapatkan take home pay yang berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan, beban kerja, dan wilayah di mana dia tinggal.

Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, penggajian di Indonesia akan memberlakukan sistem simpel pendapatan. Sumber pendapatannya adalah gaji pokok, tunjangan kemahalan, dan tunjangan kinerja. Dengan demikian segala jenis honorarium maupun tunjangan (anak istri, beras, dan lain-lain) akan dihapus.

"Sistem penggajian yang sekarang terlalu ribet. Seorang PNS bisa mendapatkan sumber pendapatan di luar gaji dari berbagai kegiatan sehingga tidak efisien. Ini yang kita coba simpelkan biar lebih mudah dan tidak banyak posting anggaran," terang Setiawan di kantornya, Kamis (14/8).
>>

PENAMBAHAN JAM BELAJAR PADA KURIKULUM 2013


Sejak diterapkan, Kurikulum 2013 memberikan penambahan jam belajar bagi setiap jenjang pendidikan. Kewenangan untuk menjalankan kebijakan ini diberikan kepada pemerintah daerah untuk mengatur penambahan volume belajar bagi peserta didik.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, meskipun kebijakannya diserahkan ke daerah, pertimbangan penerapan penambahan jumlah jam belajar dihitung setiap minggu. 

"Penambahan itu berlaku untuk per minggu, bukan per hari,” kata Mendikbud usai membuka acara Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Berprestasi 2014, di Bandung, Minggu (10/8). Penambahan jam belajar di setiap jenjang adalah sebanyak tiga sampai dengan enam jam untuk jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas hingga Sekolah Menengah Kejuruan.
>>
 

LIKE THIS,YA?

Pengikut