Social Icons

.

Sabtu, Maret 16, 2013

PB PGRI Adukan Masalah TPP Guru ke Presiden

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ternyata tak tinggal diam dan sudah melaporkan penyaluran tunjangan profesi pendidik (TPP) guru yang selalu bermasalah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terutama mengenai kekurangan   pembayaran yang terjadi setiap tahun.

"PB PGRI sudah kirim surat ke Presiden, melaporkan persoalan tersebut dan meminta presiden turun tangan," kata Ketua PB PGRI, Sulistyo saat dikonfirmasi JPNN, Rabu (13/3).

Menurut Sulistyo, surat yang dikirim ke Presiden itu juga ditembuskannya ke seluruh lembaga negara disamping ke KPK, Kapolri, MA, Ombusmen, seluruh Menteri terkait, asosiasi gubernur, walikota, dan Bupati se Indonesia. PGRI minta supaya maasalah ini segera diselesaikan.

"Karena ketika PB PGRI turun ke kabupaten/kota, di sana masih ada uang sisa TPP, tetapi jika dibayarkan tidak cukup. Mana yang benar? PGRI melihat itu saling lempar tanggung jawab anatr pemerintah, baik Kemdikbud, Kemenag maupun pemerintah daerah," ungkapnya.

Menyikapi berbagai persoalan terkait penyaluran TPP ini, PB PGRI juga sudah mengusulkan agar pembayaran TPP guru segera diselesaikan dan tunggakan pembayaran tahun-tahaun sebelumnya jga dibayarkan.

"Terkait informasi kekurangan TPP guru tahun 2013, Rp10 triliun, PGRI sedang berkoordinasi dengan Menkeu," pungkasnya.

Diketahui banyak persoalan yang terjadi dalama penyaluran TPP guru yaang didekonsentrasikan oleh melalui dana transfer daerah. Persoalan terbesarnya adalah penyaluran TPP tidak pernah penuh 12 bulan sejak 2009 lalu. Hal ini diduga karena dana yang dianggarkan APBN tidak pernah mencukupi.(Fat/jpnn)
Sumber : http://jpnn.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Telah Berkunjung
Di Blog SDN Sungai Lembu
Silakan Tinggalkan Komentar Anda

ARTIKEL TERBARU

Motivasi

Tujuan sekolah bukan hanya sekadar mendapatkan ijazah. Ilmu yang terpenting yang harus didapat. Percuma dapat ijazah tapi sedikit ilmu yang didapat dari sekolah.








Belajar butuh kesabaran. Hilangkan rasa ingin cepat-cepat menguasai materi. Belajar butuh proses.








Banyak yang ingin pintar, tapi tidak banyak yang mau belajar.








Tidak ada mata pelajaran yang sulit, kecuali kemalasan akan mempelajari mata pelajaran tersebut.








Orang tua kerja untuk menghidupi anaknya, anaknya sekolah agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak di kemudian hari. Dengan belajar dan mendapatkan nilai baik adalah cara jitu pelajar untuk membahagiakan orang tuanya.








Belajar adalah investasi berharga untuk masa depan dan tidak seperti harta yang suatu saat bisa habis.








Belajar adalah proses dimana orang tidak paham menjadi paham. Jika ingin memahami suatu hal, maka kuncinya adalah belajar.








Teknologi hanya sebuah alat. Dalam hal membuat siswa bekerja sama dan menjadikan mereka termotivasi, gurulah yang paling utama.








Memahami lebih baik dari sekadar membaca.








Kalau pelajar tak mau belajar, belum menjadi pelajar sejati.








Malas belajar hanya akan membuat suatu pelajaran semakin sulit dipelajari.








Lebih baik belajar satu halaman per hari daripada belajar satu buku tapi cuma sehari.








Bodoh itu takdir, tapi bisa diubah. Tentunya dengan belajar.








Pendidikan adalah apa yang tersisa (di kepala) setelah seseorang lupa akan apa yang ia pelajari di sekolah.








Akar pendidikan itu rasanya pahit; tapi buahnya manis.








Mendidik manusia tanpa ajaran agama itu sama saja menciptakan setan yang sangat jenius.








Pendidikan tidak akan sangat berguna jika hanya mengajarkan cara hidup; tapi akan lebih berguna jika mengajarkan cara membuat.








Ciri-ciri orang yang bergelar Profesor itu adalah ia sering salah tapi jarang merasa ragu.








Bagi orang yang tidak berpendidikan; huruf A hanyalah 3 buah garis.








Pendidikan adalah kunci yang bisa membuka pintu emas kemerdekaan.








Kemerdekaan tanpa belajar itu selalu beresiko; sementara belajar tanpa kemerdekaan itu selalu sia-sia.








Pendidikan anak harus dimulai sejak ia masih dalam kandungan agar jika ia lahir, ia akan mencoba mengingat betapa besar kasih sayang seorang ibu.








Tujuan pendidikan adalah agar seseorang seolah-olah terus menerus mengajukan pertanyaan.








Rahasia pendidikan itu terletak pada penghormatan terhadap siswa.








 

LIKE THIS,YA?

Pengikut